06 Januari 2010

Matematika Almanak Solar System Dalam Al Qur'an


Sistem penanggalan berdasarkan gerak matahari dikenal sebagai Penanggalan Solar System. Di Indonesia, lazim disebut dengan istilah Penanggalan Masehi atau Miladiah, meski sejatinya tidaklah tepat juga penamaan tersebut bla ditinjau dari banyak sejarah masa lampau.

Dalam Al Qur’an, salah satu dari 114 Surah yang ada, terdapat satu surah yang diberi nama / sebutan judul sebagai Surah As Syams yang artinya Matahari. Dalam Mushaf Utsmaniy, Surah As Syams ditempatkan sebagai surah ke-91 dengan jumlah ayat 15 ayat.

Satu hal yang unik sebagai kajian, ternyata bila nomor surah, yakni 91, dikalikan dengan jumlah ayatnya, yakni 15, akan didapatkan nilai : 91 x 15 = 1.365 yang ternyata memberikan petunjuk bahwa Dalam 1 tahun Solar System (masehi) adalah terdiri dari 365 hari.

Kemudian diketahui juga, satu-satunya ayat dalam Al Qur’an yang didalamnya menyebut kata Matahari (Syams) dan Tahun (Siniin) secara bersamaan dalam satu ayat, adalah pada Surah ke-10 (Yunus) ayat 5. Jika urutan Nomor Surah, yakni 10, dijumlahkan dengan nomor ayat yang menyebut matahari & tahun secara bersamaan, yakni ayat 5, maka akan didapatkan nilai : 10 + 5 = 15 yang mana merupakan total ayat dari Surah As Syams (Matahari).

Jadi, selain mengenal sistem penanggalan berdasarkan gerak bulan yang biasa disebut dengan Tahun Hijriah (Lunar Year), ternyata Al Qur’an juga menjelaskan bahwa diakui keberadaan sistem penanggalan berdasarkan gerak matahari yang biasa disebut Tahun Masehi (Solar System) yang memang sudah digunakan oleh banyak masyarakat manusia, sebelum Penanggalan Tahun Hijriah yang lebih disarankan untuk digunakan oleh Ummat Islam karena Penanggalan Hijriah terkait erat dengan waktu-waktu peribadatan Ummat Islam, seperti Puasa, Haji, dan lain sebagainya.

Selamat Menyambut Tahun Baru... Selamat Mengapresiasi Pergerakan Sang Waktu... Sesuai Sudut Pandang Keyakinan dan Tujuan Hidup Masing-masing.

Yang Gemerlap Itu Indah ~ Seperti Kembang Api Di Malam Tahun Baru ~ Tetapi Sekejap Dan Fana ~ Dimanakah Sang ke-Indah-an Abadi Berada ?! .....Semoga sempat menjumpai tahun baru berikutnya (imlek, saka, waisak, kembali lagi ke hijriah, masehi, begitu seterusnya) dalam kondisi Lebih Baik menurut Keinginan Manusiawi yang selaras dengan Pandangan-NYA hingga Sang Ajal tiba, ...amin.

“Demi Masa. Sesungguhnya Manusia Adalah Dalam Kerugian. Kecuali Mereka Yang……” QS Al Asr : 1-3.

Demikian, Wallahu A’lam Bis Showab.


Fadiel Aburafa
Belajar Meniti Jalan Iqro

Sumber Pustaka : Buku “Keseimbangan Matematika Dalam Al Qur’an” karya Abu Salmah Alif Sampayya

Tidak ada komentar: