Ada begitu banyak ayat-ayat Al Qur’an yang menyiratkan kepada kita bahwa apa yang kini kita terima dan praktekkan dalam keseharian hidup sebagai Muslimin/Muslimat dari Nabi Muhammad SAW, yang membawa Pesan ALLAH dalam Kitab Suci Al Qur’an, adalah apa yang telah ALLAH syari’atkan dan Wahyukan juga kepada Nabi Ibrahim AS, yang juga merupakan Leluhur Beliau, yang juga menjadi Leluhur Para Nabi lainnya seperti Nabi Ishak, Nabi Ya’kub (Israel), Nabi Daud AS, Nabi Musa AS hingga Nabi Isa AS.Berikut diantaranya.....
“Dan tidak ada yang benci kepada AGAMA IBRAHIM, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh KAMI telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.”
[QS Al-Baqarah:130 ]
”........Katakanlah : "Tidak ! melainkan (kami mengikuti) AGAMA IBRAHIM yang lurus. Dan bukanlah dia (Ibrahim) dari golongan orang musyrik".
[QS Al-Baqarah:135]
“Katakanlah: ‘Benarlah (apa yang difirmankan) ALLAH’. Maka ikutilah AGAMA IBRAHIM yang lurus, dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik.”
[QS Ali-`Imraan:095 ]
“Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada ALLAH, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti AGAMA IBRAHIM yang lurus? Dan ALLAH mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-NYA.”
[QS An-Nisaa`:125 ]
“Katakanlah; Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh TUHAN-ku kepada jalan yang lurus, (yaitu) agama yang benar, AGAMA IBRAHIM yang lurus, dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang musyrik.”
[QS Al-An`aam:161]
“Dan aku pengikut AGAMA bapak-bapakku yaitu IBRAHIM, Ishak dan Ya`qub. Tiadalah patut bagi kami (Para Nabi) mempersekutukan sesuatu apapun dengan ALLAH. Yang demikian itu adalah dari karunia ALLAH kepada kami dan kepada manusia (seluruhnya); tetapi kebanyakan manusia tidak mensyukuri.”
[QS Yusuf:038 ]
“Kemudian KAMI wahyukan kepadamu (Muhammad SAW): ikutilah AGAMA IBRAHIM seorang yang hanif dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan TUHAN.”
[QS An-Nahl:123]
“DIA telah menSYARI’ATkan bagi kamu tentang AGAMA apa yang telah diwasiatkan-NYA kepada Nuh dan apa yang telah KAMI wahyukan kepadamu (Muhammad) dan apa yang telah KAMI wasiatkan kepada IBRAHIM, Musa dan Isa yaitu : Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. ALLAH menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-NYA dan memberi petunjuk kepada (agama)-NYA orang yang kembali (kepada-NYA).
[QS Asy-Syura:013]
“Dan ber-sungguh-sungguh-lah (bejihad) kamu pada jalan ALLAH dengan kesungguhan (jihad) yang sebenar-benarnya. DIA telah memilih kamu dan DIA sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) AGAMA orang tuamu IBRAHIM. DIA telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim DARI DAHULU , dan (begitu pula) dalam (Al Qur`an) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali ALLAH. DIA adalah Pelindungmu, maka DIA-lah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.”
[QS Al-Hajj:078]
Maka..... masihkan kita berpikir dan berpendapat serta berkeyakinan, bahwa Nabi Muhammad SAW, Sang Khotamun Nabiyyin yang menerima Wahyu berupa Kitab Suci Al Qur’an, adalah membawa Risalah & Syari’at Agama Baru yang bernama ISLAM, yang berbeda dengan apa yang ALLAH Wahyukan kepada Para Nabi sebelum Beliau, semenjak Nabi Adam hingga Nabi Nuh, dan semenjak Nabi Ibrahim (dan Nabi Luth) hingga Nabi terakhir sebelum Beliau?!
Al Haq Min Robb, Wallahu A’lam Bis Showaab.
Fadiel Aburafa
Belajar Meniti Jalan Iqro Dalam Keterbatasan Aqli & Naqli
http://forum-iqro.blogspot.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar